Dok.Pribadi
Setelah kudengarkan kisahmu dari seorang kawan Sore itu aku sedikit gugup Gerahamku tiba-tiba linu Aku memandangi pohon-pohon rindang Di kampus ini, aku cemas
Kasihku, tidakkah kau dengar aku menjerit-jerit? Curam tebing pikirku padamu Sekali aku salah langkah Berkali-kali aku terhempas Di akal ini, aku cemas
Kasihku, bukankah ini karena Tuhan? Perjalanan cinta tidak pernah pulang Liku-liku rindu semakin rindang Lalu aku temukanmu meniti rintih suatu ruang Ruang relung batin yang tandus dan gersang
Di batin ini, aku cemas Kasihku, jika kau datang sebagai kumbang Menyusu rasa dari kembang-kembangku Lalu pergi dan menyisakan hambar Kasihku, kau merampas apa yang aku rumahi selama ini
Jika kau sanggup menggelisahkan aku Maka kau mesti sanggup menebasnya Maafkan aku kasih, jika kau sanggup ciptakan penderitaan bagiku Maka kau mesti sanggup ciptakan kebahagiaan bagiku
Gelisah ini, kasihku Gelisah aku kepada Tuhan Gelisah aku kepadamu Gelisah ini, kasihku Gelisah penantian panjang
29.11.2018 Mila
|
0 komentar:
Posting Komentar