Getir

Dok.net

/

Bibir malam terpenggal fajar
Kunang-kunang tersengat cahayanya
Sakau dalam kegelapan, terkapar

Jantung terpenggal bisu
Mata hati tersengat senyum
Mati dalam bahtera, lesu

Rindu tersendat tafsir
Menyelami kebisingan degup nadi
Berisik kata-kata cinta ini

Cinta tersendat makna
Menyusun riak-riak air mata
Derita tak pernah kasih aba-aba

Luka diseret-seret tulus
Ringsek kisah-kisah sampai anus
Tarian-tarian pedih tak pernah tandus

Kekasih diseret-seret dimensi
Binal dalam gerak-gerik suci
Senyap dalam setiap sudut bumi Ilahi

Tubuh ini terhuyung-huyung
Seperti kata-kata terjun saat layung
Tetapi orang-orang bernaung di bawah payung

//

Manusia terlukai rasanya
Mendayung nalar di danau luas
Terpana fatamorgana, memikul kacau yang deras

Manusia menadarusi cinta
Hingga menyentuh kulit-kulit Arsy Tuhannya
Terlelap dalam selangit ayat-ayat

///

Kekasih, terkulai diri ini
Menafsir ejaan-ejaan kegirangan hati
Menafsir aksara-aksara pedih di pikirku yang mati


30.11.2018
Mila N Azizah

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram