Reading
Add Comment
Mata kembarku nanar, menggelayut seuntai ciptaloka. Mahagurau ini keterlaluan, membuatku bertalu-talu dalam risau. Lampau, lampau sekali dan semakin lampau, tubuhmu bersandar di pelamunanku.
Hujan, Nopember 2015
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar