Reading
Add Comment
![]() |
| Ilustrasi: (Dok.Net) |
Semestinya rasa ini lenyap
Bersamamu yang angka-angkanya
Semakin menjauh
Seperti per-semester
Atau per-triwulan
Kenapa kamu ada?
Sedangkan adanya aku hanya mengharapkanmu
Kenapa kamu ada?
Tanpa membalas sedikit pun asa ini
Seperti gurat-gurat takdir yang semu
Mulanya kau memang ada
Tapi, tentang takdirmu yang entah
Aku selalu memikirkannya
Tentang alasan kamu ada untuk siapa
Padahal tak sedikit pun kau mengenaliku
sejengkal pun tidak
Biarlah aku menikmatinya
Banjar, Januari 2016
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar