Reading
Add Comment
Tiada aku selain sosok hitam
Membangkang kepedihan
Dari jiwa-jiwa feodal
Huru-hara darah mengering
Menciptakan senar-senar biola
Mendawaikan lagu kengerian negeri
Membisukan bibir-bibir kering pendosa
Mendoakan gigi-gigi menggertak
Senar-senar itu mengerikan
Menghantam jiwa-jiwa feodal
Dengan senjata-senjata lagu kematian
Pemimpin yang anggun itu
Perlu menutup telinganya dengan rapat
Agar lagu ini menakutkannya
Akan atribut yang ia pakai
Darahnya sendiri merupakan senar-senar biola
Tangannya mulai lunglai
Jari-jemarinya berdarah
Dan menyatu dengan senarnya
Teruslah seperti itu
Hingga semua darahnya terhisap
Dan negeri ini lari dari kengeriannya
Dari keterpurukan yang tiada henti
Dari keadilan yang tiada seimbang
Dari hukum yang tiada tegak
Dari ekonomi yang tiada meningkat
Biarlah lagu-lagu kematian itu
Menjadi lagu-lagu mereka
Bandung, Januari 2016
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar