Jangan Menangis Kartini

Sudah puluhan dasawarsa.
Namamu masih harum di ranah ibu pertiwi.
Dalam Bhineka Tungga Ika.
Dan Tut Wuri Handayani.

Riwayatmu begitu terang benderang.
Jangan menagis Kartini.
Karena Indonesia masa kini.
Indonesia yang berhenti diganyang.

Sang pusaka berkibar di seantero Nusantara.
Takkan ada perempuan yang menjadi pengajar.
Jika kau tak ada.
Dan kau yang menjadi penghantar.

Jangan menangis Kartini.
Karena perempuan Indonesia adalah para Kartini.
Yang tidak hanya menyanyi dan mencuci.
Tapi, Kartini yang seperti Kartini.

Jangan Menagis Kartini.
Karena keadaan Indonesia kini.
Karena perempuan Indonesia kini.
Karena pendidikan Indonesia kini.

Sesudah gelap, terbitlah terang.
Kartini, terimakasih atas segalanya.

Jangan menangis Kartini.
Jika masih gelap dan belum terang.

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram