Syahdu yang ku pikul
Adalah yang sering kau pukul
Bagai lalalalaaaaa~
Dan serdadu jaring laba-laba
Jika puisi...
Telah lama ku lampirkan
Dalam nuansa bilur rindu yang selalu mengadu
Bagai nanananaaaa~
Dan jaringan epidermis pun semakin tipis
Jika puisi berbait cinta tulus
Mampukah kau hilangkan rasa pupus
Syair pelangi nan menjulang tinggi
teganian kau tak kembali
Mungkin langit sudah bosan
Bumi menggelinding tak karuan
Kicaun burung yang bising bagai putaran gasing
Tidakkah kau penggal jantungku?
Jeruji diri
Gergaji hati
Berbiji duri
Berbagi hati
Pandai hilir mudik pada setiap pujaan hati
Jika puisi ini bukan puisi
Lantas untuk apa kau hayati?
Berima dan berirama
Walau puisi telah muak terkuak
Tidakkah puisi ini terkutuk?
Seperti uhukuhuk~
Antara yang membaca dan yang menghayati
Jika puisi ini antara
Maka di hati ada lentera
Lentera suci yang mesti kau hayati
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar