Reading
Add Comment
Riwayatmu kini
Ranah pertiwi
Masker
Tali, ataupun karet
Setiap hari ganti
Ispa, oh nestapa
Kasihan
Siapa pelakunya?
Tak mungkin Tuhan
Tak mungkin pecinta alam
Lantas, siapa?
Tak mungkin pula presiden kita
Bukan hanya koin
Tapi hujan lebih baik
Siapa yang tanggung jawab?
Akar-akarnya pasti mati
Telah berapa hektar
Kau bakar hutan?
Membunuh alam
Hingga anak hawa dan adam
Pakailah dulu masker itu
Jangan kau lepaskan
Kau sudah cukup sabar
Mudah-mudahan cepat mati
Asapnya
0 komentar:
Posting Komentar