Reading
Add Comment
Dzat Taala tak pernah ingkar
Tatkala insan hilang nalar
Gerombolan air menabrakku
Saat ringkih dalam lirih
Aku melawan arus
Menerobos air hujan yang deras
Hingga sepatu dan jeans kesayangku
Basah kuyup
Kakiku menggigil kedinginan
Jari-jemarinya kemerahan
Kampus hijau, Bandung 05 November 2015, 7:12 pm.
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar