Reading
Add Comment
Bahasan tentang jenuh
Melarut dalam duri-duri
Porak poranda gravitasi bumi
Cumbulah ia dengan fatamorgana
Efektifitas dalam secangkir elegi
Kau menjangkitku begitu sakit
Aku menjadi begini
Gundah gulana menyudut pilu
Meredam harap di ufuk rindu
Kacau! Hatiku!
Siapa sebenarnya yang kutunggu?
Kamu?!
Ah, terlalu baku jika hanya aku
Hey, kau tau waktuku?
Hampir sia-sia memikirkanmu
Jika aku ada di kepalamu
Waktuku cukup berharga
Metafora melambai-lambai
Bagai ilalang tersibak angin
Kau, membuatku menjadi begini
Menjadi kopi yang sangat dingin
Menjadi soda yang tak bersoda
Dan menjadi semesta tanpa bianglala
Tandus!!!
Oase kisah-kasih diam-diam
Bandung, November 2015
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar