Reading
Add Comment
Tuak-tuak itu
Merenggut ketenangan
Membuatmu sempoyongan
Lalu, setelahnya tragedi bertubi-tubi
Menghantammu
Hingga hatimu sulit disembuhkan
Tuak-tuak itu
Menyulam alarm jiwa
Menuai kontra
Tentang suatu nilai
Antara baik dan buruk
Tuak-tuak itu
Menjadikanmu taubat
Dan bersemayam di rumah-Mu
Semoga kau sungguh taubat
Agar tuak-tuak itu lenyap
Bersama perempuan-perempuan
Yang membuatmu terluka
Bersama kenang-kenangan petaka
Jangan lenyapkan orangnya
Biarkan dia tetap ada
Lenyapkan saja rasanya
Rasa terindah itu
Bandung, 28 Desember 2015
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar