Reading
Add Comment
Kamu berbicara tentang kopi melulu
Padahal, kopi telah membuatmu sakit
Hingga kau insomnia
Dan memikirkannya setiap malam
Sebegitukah?
Hingga takluk di persimpangan teluk rindu
Mengayun-ayunkan kaki ke udara
Sembari tersenyum sendiri
Tatkala angin menyibak rambutmu
Jangan memaksakan!
Jangan dipaksakan!
Jika kau tak suka kopi, berhentilah!
Jika tak mau berhenti, taklukanlah!
Hingga kau dengannya bertemu di teluk rindu.
Bandung, Februari 2016
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar