Reading
Add Comment
![]() |
| Ilustrasi: (Dok.Net) |
Pandu tidurku
Malamnya berjelaga
Menyusup benang-benang halus
Di dalam paralel sepi
Memasang rusuk-rusuk yang hilang
Pandu malamku
Untuk sejenak tidur
Menemuimu dalam mimpi, lagi
Justru bohlam itu telah lama mati
Berdiam diri, dibalut debu
Diam saja dirajut jaring laba-laba
Apalagi dudukannya
Meski saklar masih berfungsi
Bohlam tetap diam
Seperti saat ini
Meski malam, aku tak kunjung terlelap
Bandung, Februari 2016
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar