Reading
Add Comment
Gelandang takdir di denyut hampa
Dari tiada menjadi ada
Dari ada menjadi tiada
Itulah katanya manusia
Semacam analogi
Suatu kaleng kosong
Lalu penuhlah ikan sarden
Yang nantinya akan tiada pula
Otak menangkap spektrum cahaya
Dari retina kita
Mungkin saja manusia selalu ada
Di berbagai dimensi
Bukan dari tiada menjadi ada
Ataupun sebaliknya
Bukan pula dari perut kosong
Kemudian kenyang
Lalu, gelandang takdir
Menyiksa pemikir
Tentang keabsahan
Yang mereka sahkan
Bandung, Februari 2016
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar