Reading
Add Comment
Menyentuh kakiku
Karena alas
sepatuku
Telah lama
renta
Karena alas
sepatuku
Telah lama
terluka
Kaus kakiku
semakin basah
Dinginnya minta
ampun
Kadang hujan
selalu begini
Membuatku dilema
Antara
pulang atau tidak
Sedang malam
semakin berjelaga
Untung saja
Lampu-lampu
jalanan
Selalu insomnia
Dan Dia
selalu terjaga
Tapi hatiku
entah
Entah pulang
kemana?
Keramaian telah
kutinggalkan
Sedang jaketku
hampir basah kuyup
Dan lagu
jantungku semakin serak
Paru-paruku
terkekeh
Angin itu,
mendekap di rusukku
Lalu mengambil
alih sum-sumnya
Entah pulang
kemana?
Sedang memesan
wedang terlalu jauh
Lantas aku
terus berjalan
Menyusuri bumi
malam
Melahirkan kesepian
Tanpa bidan
Bandung,
Maret 2016
0 komentar:
Posting Komentar