Reading
Add Comment
![]() |
| Ilustrasi: (Dok.Net) |
Seolah kau
merental rohku
Saat kau
teduh dalam yantra
Hingga kau
merasakan aliran darahku
Yang
kocar-kacir menuju persembunyiannya
Liang liong
itu tidak pernah ada di Vatikan
Karena Paus
hanya menganugerahi si penggembala
Setelah itu
kau merenggut saraf-sarafku
Yang
membelah ligamen-ligamen
Hingga
terpisah
Reinkarnasi
pengendali bumi ada padanya
Matamu terus
terpejam
Hatimu tetap
berteduh dalam yantra
Lalu kau
menyambungkan nadiku dengannya
Dan aku
meradang pada cahaya biru yang melesat
Aku
terombang-ambing
Menunggangi
liang liong
Ia melintasi
Roma
Dan Paus
bangun dari mimpinya
Seolah Tuhan
bapak menyapanya
Bandung,
Maret 2016
0 komentar:
Posting Komentar