Rokok dan Mantan

Ilustrasi: (Dok.Net)

Merugilah puntung-puntung rokok itu
Setelah dihisap melalui ribuan bibir
Ia dibuang dan diinjak
Oleh tuannya

Acap kali, mereka adalah tuan adidaya
Menenun uang
Membuang abu hitam
Dan membiarkannya berserakan

Siapa peduli tentang kenikmatan?
Siapa peduli sosok mantan?
Jika keduanya
Selalu ada pada hujan dan malam

Seolah-olah kau menyakiti keduanya
Rokok yang kau bakar
Dan mantan yang berusaha kau lupakan
Seolah-olah kau seperti itu


Bandung, Maret 2016

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram