Seperti Naskah Puisi

Ilustrasi: (Dok.Net)
Hujan, membasahi, mengancam tanah untuk menyerapnya. Menghujam matahari untuk membentuk uap yang menyeramkan dalam hitam pekat dibawah biru. Seperti naskah puisi. Cinta berpadupadan dengan dua insan yang saling menghargai harfiah cinta. Hujan seringkali di jadikan modal untuk memikirkan seseorang. Nuansa alam sebab bulir air yang menyerbu ulu bumi, bagaikan akar yang menyerap air hujan.

Nyanyian merdu alam, perdaun berjatuhan, perbatu memantulkan, perlaut menampungkan. Seperti naskah puisi dalam irama rindu, ada yang berpura-pura tidak merindu, merindu namun tak dirindukan dan saling merindu. Itulah hujan seperti naskah puisi. 


Berangan-angan, kenyataan
Merelakan, kebijaksanaan 
Mengingat, kerinduan
Membenci, kecintaan
Seperti naskah puisi



Bandung, Desember 2013

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram