Ambil Aku

Foto: Dialektika Kata

Bung, obat itu pahit
Aku tidak suka
Kata ibuku, jika tak percaya obat
Biarkan aku cepat mati

O, air mataku kini menggenang 
Di kelopak mataku yang hitam
Terus mengalir menuju bibir keringku yang pucat
Sambil mengunyah obat pahit itu

Terus kukunyah
Sambil terisak,

Bapakku berteriak,
Aral!

Aku semakin terisak
Sampai akhirnya obat itu menjadi asin
Asin air mata

Kepalaku semakin pening
Tenggorokanku semakin kering
Tubuhku semakin ceking

Tinggal ambil saja nyawaku

Lalu semuanya akan berasa tak ada aku
Aku tak ada
Tak ada aku
Aku tak ada
Dan pergi di pagi itu
Bersama amarahmu
Amarah ibu bapakku
Amarah kakak adikku

Lantas arwahku terkekeh
Melihat tahlilan

Bandung, April 2016

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram