Ilustrasi: (Dok.Net)
Untuk Ridwan Alawi
Oh Tuhan, jejaka ini entah kemana? Tanganku kebingungan mencari-cari huruf yang kesepian.
Mataku terlunta-lunta menengadah pada keyboard yang pendiam.
Aku bingung Tuhan, si jejaka ini entah di mana. Jika dia sibuk tolong sentuhlah bahunya dan suruhlah ia melihatku dengan dalam. Sangat dalam. Agar aku paham, agar tak salah mengamini.
Ah, padahal henfonmu lebih canggih, tapi kenapa kamu begitu sulit kuhubungi?
Oh Tuhan, demi apa pun jika aku paham, jika aku mengerti aku tidak akan menjadi serewel ini.
Masalahnya ini tentang spiritual. Tentang bagaimana kita mempertanggungjawabkannya,
Okelah, jika kamu tidak ada terus, aku tidak akan melanjutkan ini.
Nunggu orang sibuk, nasib sekelompok sama orang sibuk, Perpustakaan UIN Bandung, Mei 2016
0 komentar:
Posting Komentar