Reading
Add Comment
![]() |
| Ilustrasi: (Dok.Net) |
Oleh: Halim Algyyas
Kap kopi hitam antri tak beraturan
Berharap jatuh pada tenggorokan
Siapa kuasa?
Lampu remang berikan terang
Sekumpul orang berpegang tinta tua
Bersama secarik kertas
Siapa kuasa?
Keadaan hening menyelimuti sukma
Bulu kuduk berdiri tegak
Sebagai tanda rasa hormat
Siapa kuasa?
Tabrakan tinta bersama secarik kertas
Sebabkan karya tiada dua
Siapa kuasa?
Akupun tak menyangka
Bandung, Mei 2016
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar