Reading
Add Comment
![]() |
| Ilustrasi: dok.net |
1
Kebrengsekkan hidup
Terengah-engah dalam napas
Mendamba engkau
2
Brengsek hidupku
Bertanya-tanya tentang mengapa
Mengharap engkau
3
Dalam denyut pulpen
Yang kusebut-sebut
Adalah engkau
4
Tapi lagi-lagi
Engkau susah hilang
Hatiku brengsek
5
Tak lekas pergi
Dari sukaku
Padamu dalam
6
Surya telah berganti
Purnama-purnama lenyap
Aku bajingan
7
Mengapa engkau?
Dari semester dua
Tetap sepi
8
Tuhan, kirimi letusan
Saat itu
Sore-sore teduh
9
Rambutmu melambai
Aku terkesima
Oleh angin Tuhanku
2016
Haiku
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar