Reading
Add Comment
![]() |
| Ilustrasi: dok.net |
Belakangan ini aku menjadi cabul kepada abjad-abjad
Kenapa menjadi seperti ini tatkala aku tersesat dalam kandang kisah
Apakah gara-gara engkau
Atau gara-gara aku yang selalu menganggapmu begini
Aku tersedak, rasa, musnah
Ah, jenuh
Telah kumuntahkan semua kata
Tapi engkau malah memanjakan mata
Melirik-lirik kepada pemilik alis itu
Atau kepada pemilik jaket itu
Mestikah aku menjadi perempuan genit
Mengucap 'hai' dan meraba-raba paha lalu ke pundak?
Aku jenuh
Kenapa aku begini?
Susah beranjak
Selalu kepadamu
Tapi kamu begitu
Aku jenuh
Berdoa selalu
Tapi kamu tak pernah mampir
Bahkan menoreh sedikit saja
2016
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar