Reading
Add Comment
![]() |
| dok.net |
Sehabis makan cuanki di Koin
_______________________
Air mengalirkan sabda
Tapi manusia malah neduh di bawah plastik
Romantisme langit dan tanah gemuruh
Saling melebur dalam penantian rembulan
Matari sembuh dalam demamnya
Mempersilakan ku duduk di kursi senja
Aku menyaksikan langit dan tanah
Saling mengantongi awan
Menabung tuk pertemuannya esok hari,
Sedang manusia sibuk hilir mudik
Berkeringat mengantongi takdir
Menabung tuk beradu gengsi di wisuda nanti
Sedang rerumputan tunduk dan rikuh
Menyaksikan langit dan tanah bercumbu lewat hujan
Menyaksikan manusia sibuk tanpa ingat Tuhan
Dan seketika aku peluk Matari, lalu terbakar dalam rikuh
Desember, 2017
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar