Sepi

Ilustrasi: (Dok.Net)

Saat itu dia menyentuh bibirku
Pejaman mataku sangat dalam
Sebab kenikmatan ini tiada duanya

Aaaaaah
Napasku meregang
Seolah ada nyawa baru di jiwaku
Lidahku menjilat sisa cairan di bibirku

Aku ketagihan
Dan terus seperti itu
Kulakukan berulang-ulang dengannya
Hingga tetes terakhir

Kehangatannya menjalar ke tubuhku
Pelukannya, membuat tanganku semakin erat
Untuk mendapatkan kehangatannya

Sabtu malam setengah sebelas
Bersama kekasihku yang bisu, kopi

Kopi lukaku
Kopi kekasihku
Sendiri
Sepi
Se
Pi


Bandung, 29 Desember 2015

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram