Reading
Add Comment
![]() |
| Ilustrasi: (Dok.Net) |
Kamu tahu bagaimana rasanya
Ketika mendengar suara kereta api
Di kejauhan
Sangat jauh
Suaranya menakutkan
Sungguh!
Apalagi saat itu malam sedang demam
Gemintang kejang-kejang
Dan rembulan kehausan
Sedangkan angkasa telah lama tertikam
Gerak angin terseok-seok
Bersembunyi di sela-sela klorofil
Di dahan-dahan yang borok
Dan di rumah biji yang mungil
Aku masih bediri di tempat ini
Mendengar suara kereta api
Yang samar-samar
Lalu aku merasa sangat sendiri
Di belantara bumi yang mati
O Tuhan...
Apakah ini hanya simulasi belaka
Untuk menyambut suara terompet Israfil
Kelak
Bandung, Maret 2016
0 komentar:
Posting Komentar