Reading
Add Comment
![]() |
| Ilustrasi: Dok.Net |
Binasalah kamu dalam bahu-bahu diksi
Dalam diksi yang tunadaksa
Dalam puisi yang tak pernah terbaca
Esofagus langit sedang tersedak
Menelan matahari bulat-bulat
Nun Gusti...
Air-air itu berkarat
Melumuri kulitku yang rusak
Kuku-kuku terkelupas
Rambut awan terpangkas-pangkas
Nun Gusti...
Perahu-perahu tersesat
Sepertiku yang lalulalang mencari siasat
Mencari iman yang tepat
Untuk aku terus taat
Gusti, aku mau berterus terang kepadamu,
Aku sudah tidak kuat ingin meniupkan sangsakala Israfil itu
2016
Puisi
0 komentar:
Posting Komentar