Rindu Tahunan, Oktober

Foto: Dialektika Kata


Hap! Aku menangkap matamu terlunta-lunta, menyembunyikan kunyuk-kunyuk yang akan meninjuku.
Kini awan-awan semakin bantat dan gosong. Apalagi melihatku tersenyum seperti ini. Mungkin saja dia ingin memuntahkan hujan ke kupingku.

Paru-paruku telah mengering, sama saja ketika engkau meremas dedauan kering yang berjatuhan. Suaranya terdengar nyaring dan di ujung kenyaringan itu ada suara 'ngik', sesak.

Hap! Aku menangkap matamu seolah-olah ingin kau sembunyikan pupilnya.
Oh hai! Lihatlah, tengok sebentar.
Aku rindu, pulihkan.

Mila, 2016

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram